CEK & KLIK

Rabu, 05 April 2017

RAHASIA BESAR MEMBUKA KEBUN BUAH



AWALNYA ITU HARUS BAHAGIA DULU, BEB!
Baru saja saya membaca postingan seorang teman FB bernama Airis Yudhistira:
"Aku dan kamu, 4th yg lalu. Memutuskan, utk menjadi satu. Melewati semua liku, haru, & juga biru. Tanpa pesta & airmata, karena yg ada hanya bahagia".
Woww....ini kata-kata yang keren banget, kata-kata yang ditulis dengan hati! Meski ada tanya knapa tanpa pesta ya?? Maap
Namun yang paling penting dia termasuk prosentase kecil orang yang sudah terbebas dari penyakit akut yang bernama Cinderella Complex. Lo kok?
Ya iyalah.......kisah Cinderella adalah kisah Happy Ending paling terkenal namun parah, selalu saja terbaca: akhirnya mereka berdua menikah dan berbahagia untuk selamanya!
Terlihat kisah Airis dan Cinderella kayak mirip ya, namun sebetulnya beda banget. Coba perhatikan baik2.....
Kisah Cinderella adalah bahagia yang tercipta dari hasil penderitaan yang panjang......sampeyan pun trus membatin sendiri: aku banget!...wkkkwkkkkk
Bahkan jadinya kita teringat satu pantun nasehat pendukung: Berakit rakit ke hulu....Berenang renang ketepian..Ayo segera ke penghulu..Agar adik tak kesepian..hehhee........
.
Sedangkan kisah Airis adalah kisah yang diawali oleh rasa bahagia dulu meski tahu kelak perjalanannya akan penuh dengan derita.
Begitu...beda kan??
Nah ini lah yang selalu saya bilang bila ada teman yang mau bangun usaha atau bukak kebun buah.....kayak bukak buku tebel, lihat bagian akhirnya trus baru baca perbab secara urut. Biasanya Visi yang sudah tercapai ada di situ. Di situlah bagian yang membuat kita bahagia. Dengan cara ini tidak akan ada acara tunda dalam membuka kebun....dijamin!
Maka biasakan untuk BERBAHAGIA dulu, atau seperti dikatakan nabi supaya berniat bahagia dulu sebelum melakukan sesuatu. Masak? Yah.....berniat bahagia itu diwujudkan dalam lisan berbentuk do'a. Sedangkan do'a adalah sebuah lompatan dahsyat pikiran untuk berprasangka baik pada Allah. Akibatnya kita bahagia karna yakin Allah pasti mengabulkan permohonan kita. Cerdik kan?
Intinya pun kita pun jadi paham kenapa begitu susahnya untuk jadi kaya karna sejatinya:
Bukan KAYA dulu baru kita BAHAGIA
Tapi BAHAGIA dulu baru lah kita bisa KAYA
percayalah! Nalarnya simpelnya gini:
RASA BAHAGIA itu lah yang menarik uang
RASA BAHAGIA itu lah yang mempertemukan orang-orang yang kita sayangi dan butuhkan
RASA BAHAGIA itu juga yang membuat kita mampu bersedekah meski kita kekurangan
RASA BAHAGIA itu dapat mempersembahkan semua yang Anda butuhkan
Begitu sederhana, namun kita justru terbiasa bersedih terus......
Hingga uang pun senang meninggalkan kita begitu saja!!!Hehhee....
Tapi jadi BAHAGIA itu tidak gampang
Harus dipaksa untuk BERBAHAGIA!
Sungguh
BAHAGIA itu menunjukkan Anda yakin banget Tuhan mengabulkan apa yang Anda minta
BAHAGIA itu berarti Anda mampu bersyukur dengan apa yang ada
BAHAGIA itu mampu melihat tujuan Anda tercapai
BAHAGIA itu menyakini Anda slalu bisa karna ada Tuhan di sisi Anda
BAHAGIA itu juga tidak mencela tulisan saya ini...hehhhee
Saya hanya pingin berbagi saja kok......maap!
Betapa berbahagianya saya kalo lihat lengkeng berbuah lebat kayak gitu....
meski cuman Itoh serie 8 aja
apalagi bibit buah lengkengnya trus laris manis...
hmm SEJUKKK!!



Read More

HIDUP ADALAH PILIHKAN (BIBIT BUAHNYA)!!!!


Awal saya berniat mau bisnis....trus terang saya bingung setengah mati! Mau bisnis apa ya? Perasaan selama hidup cuma jadi pekerja trus.....ngikut orang doang. Rasanya dah mandul jiwa kewirausahaan saya ini...hehhee...
Namun saking seringnya saya cari guyonan2 segar bila mau kumpul2 sama temen2, dapatlah saya ide dari sebuah
judul heroik di sebuah majalah remaja: Hidup adalah pilihan, nak!!
Blaarrrr!!! Eureka!
Yap, saya kaget....ini lo celah bisnis yang saya cari slama ini!
Moga2 ini menjawab juga banyak pertanyaan dan bisa jadi inspirasi bagi teman2 yang masiiiih aja bingung
mau bisnis apa?
Soalnya judul itu saya slengek an jadi Hidup adalah PILIHKAN!
Artinya bahwa kenyataannya banyak orang yang BINGUNG mau pilih apa?
Punya pacar cantik masih macarin pacar orang...qiiqii
padahal pikiran kita: dia sudah nemu bidadarinya
Punya rumah megah....seneng nginep di hotel mlati
parah kan?
Punya kebun indah....nglirik rumput tetangga
Aneh to?
Langsung saya menemukan banyak ide...banyak banget!
Saya bikin 3 blog tentang akuisisi perusahaan
Saya bikin 5 blog tentang pembenahan perusahaan
Saya bikin 1 blog tentang komunikasi
hasilnya JEBLOG...nggak ada yang baca!
Wkkkwkkkk....acem ik
Nekad...toh saya baru pingin tahu apa yang dicari orang!
Bikin banyak lagi blog2 yang mbahas mancing, zikir, cara menemukan kebahagian, menangkap angin, bibit buah, brani pidato, brenti ngrokok, merayu, dan masih banyak lainnya...
Wealahhhh...tiba2 saya lihat grafik melejit untuk blog soal bibit buah....ada apa ini?
Saya pun fokus buat blog2 soal bibit buah...
Salah satunya bibitbuah.com yang jadi number 1 di Google langsung ditawar Rp 6 Juta oleh senior saya sendiri....meski umurnya baru 1 tahunan
Nah, setelah menemukan apa yang mereka inginkan dari saya
Semua daya upayo saya kerahkan ke bibit buah....
Baru lah saya brani PILIHKAN yang terbaik untuk bibit buah
Salah satunya itu tu
Anggur Alternatif
Lo kok??
Soalnya anggur itu nyatanya tanaman yang dianggap nyusahin (merambat kemana2), ngrepotin (umumnya masam karna salah varietas), njengkelin (nggak tahu cara membuahkan).......tapi oh buahnya indah, nikmat dan exclusive tenan sbg tanaman Surga!!
Nah, saya PILIHKAN sampeyan sama anggur yang nggak nyusahin, ngrepotin dan njengkelin......tarrraaaa....ANGGUR POHON JABOTICABA.....dijamin manis dan nikmat dengan 7 rasa unik yang mak nyuss!!!!
Mereka pun berebut.....
Metikin buahnya....hadeww...hehhhee
Begitu lo.....jadi hidup itu pilihkan bener2 nyata kan?!!!
(MUDAH juga KAN memulai bisnis?? asal jangan coba2 menDEKTE, tapi bersusah payah mau mencari dulu apa yang mereka inginkan dari kita, setelah itu baru pilihkan yang terbaik dari jutaan pilihan).
Ok! Moga2 juga tidak dianggap menggurui....
Salam

Read More

Senin, 10 Oktober 2016

CARA KAYA BERTANI BUAH LEWAT PRINSIP DISIPLIN 10 %




Kakek saya begitu kaya raya, padahal menurut cerita nenek saya hanya bermodalkan setangkai benih padi pemberian orang saja. Namun dari benih itulah dia mengembang biakan lahan sawahnya menjadi begitu luas sehingga dijuluki orang terkaya di desanya. 

Bertahun-tahun saya menggali rahasia kakek dari jalinan cerita nenek yang diceritakan tiap saya memijitnya. Dan saya mendapati kesimpulan bahwa kakek memang memulainya dari nol. Beliau memulainya dari rasa lapar yang tidak tertahankan, yang membuatnya menangis. Sejak itu dia bertekad bulat akan menjadi orang kaya dan tak akan merasakan lapar yang menyengat tadi.

Sedikit yang dia makan dari hasil berrtaninya, sedangkan hasil lainnya ditanam dan dibelikan lahan lagi. Begitu terus menerus. Tak terasa lahannya sudah begitu luas. Namun dia tetap hanya mengambil sedikit untuk makan dan kesenangannya. Nah prisip sedikit itu yang kemudian saya catat dan saya olah untuk saya cocokkan denga literatur-literatur yang akan saya baca kemudian.

Saya kaget, teramat sedikit buku-buku yang membahas cara sederhana untuk kaya ini!

Mereka katakan bahwa berhemat itu pangkal kaya, namun kata berhemat itu sendiri terlihat kayak menyiksa. Apalagi untuk para pekerja, uang gaji yang terus menerus segitu dari mana bisa berhemat. Sedangkan godaan kebutuhan semakin besar.

Barulah itu saya temukan pada diri pengusaha-pengusaha muda yang sukses saat ini. Mereka biasanya meroket cepat lewat internet dan iklan besar-besaran. Juga para pekebun buah yang bertindak sebagai smart investor. Mereka tahu banget bagaimana prinsip itu bekerja bila kita disiplin melaksanakannya. Bahkan mereka bilang bahwa artinya sedikit itu ya 10 %. Wow, saya kaget.... sedikit sekali! Namun mereka malah tertawa, sedikit itu bila dari yang sedikit.....tapi 10 % itu besar kalau dari yang besar.

Trus bagaimana caranya kita disiplin terhadap prinsip 10 % itu? Padahal kita pegang uang 1 juta saja dari penjualan hari ini....rasanya pingin terbang ke mall saja untuk membelanjakannya. Atau untuk sedikit bersenang-senang.....hehhheee.

Ya, kita harus tahu dulu tujuan dari kita berwirausaha. Apakah mencari uang atau membesarkan bisnis? Bila kita membesarkan bisnis maka kita dapat dua tujuan itu sekaligus......namun bila kita bertujuan mencari uang, belum tentu kita dapat uang apalagi bisnis kita membesar. Yaitu tadi sebabnya, tujuan mencari uang akan membuat kita rakus....bahkan kita begitu mudah membelanjakannya. Sekedar mencari kesenangan, meski akan jauh dari kebahagiaan. Dengan seenaknya kita akan bilang: uang kan bisa dicari lagi? Begitu lah lingkaran setan yang tak putus-putus. Trus kapan besarnya bisnis kita....yang menyedihkan lagi: modal pun ikut habis! Hadewww.....

Sebaliknya, katakan lah awal omzet Anda cuma Rp 10 Juta, jadi Anda cuma dapet menggunakan Rp 1 Juta untuk kebutuhan Anda. Tapi Karena Anda terus menerus disiplin yang Rp 9 Juta untuk dikembalikan ke usaha....nggak aneh kok bila tiba-tiba Anda bisa mengambil Rp 10 Juta untuk kebutuhan Anda. Lho kok bisa? Ya iya lah, karena omzet Anda sudah Rp 100 Juta....wkkkwkkk...

Dan perlu diingat bahwa yang namanya mengembalikan sebagian omzet atau  keuntungan itu bukan cuma menambah modal, tapi juga membesarkan brand kita atau istilahnya branding. Bahwa perlu kesadaran tinggi branding itu penting banget untuk penjualan bisnis kita. Semakin besar atau semakin dikenal branding kita....ya semakin besar keuntungan yang Anda dapat.

Nah, setelah paham prinsip 10%....bagaimana para pekebun buah yang hanya bermodalkan bibit-bibit buah unggul saja namun mampukah bisa jadi kaya? Jelas bisa, saya sudah mewancarai para petani buah kaya ini dan salah satu hasilnya coba bisa dibaca di artikel saya sebelumnya yang berjudul "Petani Buah itu Smart Investor".....atau baca inti cerita dari kakek saya di atas. Paham kan?

Atau baca artikel saya tentang bibit buah jambu air Balck Diamond di blog buahbuahimpian.com saya. Mereka para petani Taiwan.........membranding buah jambu air Black Diamond sehingga terlihat packingannya seperti membungkus coklat exclusive atau emas. Begitu keren dan sangat berharga!! Tak heran para petani jambu di Taiwan kaya raya dan bisa saya temui berlibur di Bali lama. Mau???






Read More

Kamis, 29 September 2016

BIBIT BUAH BAK BERDOSA PADA TINGKAT DEWA




Suatu kali saya berkunjung ke pelanggan bibit buah saya yang sudah membeli bibit buah ke saya banyak sekali, bahkan saya terkaget-kaget ketika dia menyebutkan berapa uang yang telah dia belanjakan? Nilainya mencapai ratusan juta rupiah. Woww....

Namun bukan itu yang ingin saya ceritakan pada Anda. Tetapi bagaimana cara ekstrim dia mengatasi tanaman yang ngadat tumbuh, dan salah satunya "mungkin" karena tanaman terkena serangan hama dan penyakit yang kronis. Saya sisipkan kata mungkin, supaya Anda tahu begitu banyak faktor yang menyebabkan tanaman berhenti tumbuh. Bisa saja karena medianya memang miskin hara. Sehingga ketika saya menemukan tanaman yang mati suri tersebut di kebunnya......dia langsung mencabutnya! Wah la kok gitu ya? Padahal menurut saya masih bisa diperbaiki.

Pelanggan saya yang juga berprofesi sebagai seorang dokter spesialis ini berangggapan bahwa tanaman tersebut seperti manusia yang sudah berdosa pada tingkat dewa. Lupa segala-galanya bahwa dia hanya lah manusia lemah. Artinya manusia yang tanpa rasa takut pada Tuhannya, sombong
sudah melakukan banyak dosa besar dan dilakukan dalam periode jangka waktu lama, terus menerus.....namun anehnya tidak mau segera bertobat.......bahkan bangga dengan dosanya tersebut dengan menceritakan kenikmatan atau hal menarik dari dosa tersebut pada banyak orang. Padahal dia sudah banyak sekali diingatkan Tuhannya lewat penderitaan hidup. Semakin kecewa dengan hidupnya, dia semakin berlari kencang untuk mencari kesenangan yang justru menjauhkannya dari kebahagiaan hakiki. Akibatnya dia pun masih dan terus melakukan dosa besar yang lain dengan menyeret banyak orang lain untuk melakukan dosa besar yang sama seperti dirinya. Dia lah sebejat-bejatnya manusia. Setan dalam wujud manusia. Apa yang diharapkan dari manusia jahat seperti ini?

Makanya pelanggan saya inipun tanpa banyak berpikir untuk mencabut bibit buah atau tanaman yang sudah sekarat seperti itu. Dia tak ingin hanya karena "rasa eman" dia justru membuat bibit buah lain di kebunnya ikut-ikutan rusak tertular. Dia mengibaratkan kekejaman dirinya bak sang Malaikat pencabut nyawa. Tanpa sedikitpun keraguan!

Menurutnya, manusia masih punya "cipta rasa karsa" dari Tuhan yang menghantarkannya pada jalan pertobatan. Sedangkan bibit buah tak memiliki keistimewaan itu. Kenapa mesti dipertahankan?

Tiba-tiba saya termenung sendirian, bener-bener nelangsa.....duh betapa banyak manusia seperti itu di sekitar kita. Saya baru saja menemukan kenyataan seperti itu, bayangkan kalau ada orang yang sudah berzina dengan istri orang lain, yang mengakibatkan perceraian. Trus dia tidak mengakui anak hasil hubungan gelap tersebut, sehingga anak tersebut menjadi rusak hidupnya secara moral setelah dewasa. Dan kagetnya, ternyata orang yang melakukan kekejaman tersebut adalah teman kita sendiri. Orang yang sering menasehati kita bagaimana cara sukses dalam hidup.

Oh, Tuhanku......maafkan dia dan berilah cara bagi saya untuk menghantarkan dia pada pintu pertobatan. Tentunya tidak cuma dalam kata-kata seperti alasan yang dia kemukakan, tapi dalam bukti dengan mengangkat kehidupan 2 anaknya yang dia telantarkan. Semoga dia membaca tulisan saya ini. Dan menyadari kesalahan masa lalunya. Tuhan kabulkan permintaan saya ini, karena sesungguhnya saya pun ber"pamrih" kepadaMu. Supaya akan ada orang yang mengingatkan saya bila saya melakukan dosa. Aaamiiin.


Tak terasa mata saya berkaca-kaca.....di pagi Subuh ini. Kok saya jadi cengeng gini ya? Segera kubasuh dengan air wudlu. Terima kasih Tuhan atas nikmatmu ini!!!!
Read More

Senin, 12 September 2016

KISAH PILU SAYA MENDIRIKAN BIBIT BUAH DOT COM

Mungkin karena dosa, pernah dalam hidup saya sebelum mendirikan bibitbuah.com hingga sebesar ini.....saya menjadi pengangguran berat. Saya sendiri nggak percaya itu bisa terjadi pada orang seperti saya. Orang yang pernah bekerja bertahun-tahun di perusahaan-perusahaan besar kok bisa nganggur? Luntang luntung nggak tahu apa yang bisa dikerjakan. Sudah ratusan lamaran saya ditolak, maksudnya saya mampu mengirimkan puluhan lamaran tiap hari. Boro-boro orang lain, saudara saya sendiri yang punya perusahaan dan jelas sangat butuh orang kreatif seperti saya pun menolak. Saya bawa buanyak jajanan kampung ke rumahnya sebagai oleh-oleh.....eh pas pulangnya dibawain oleh-oleh lebih banyak lagi. Haseeemmm....malu saya! Ibu saya yang mengantarkan saya sampai menangis sepanjang perjalanan pulang. Kok ya tega dia nolak saya, emang salah apa saya...hehheee

Trus saking kasihannya mendengar kisah saya di bis, seorang ibu yang baik hati, tiba-tiba mau membisikkan rahasia besar BAGAIMANA CARA MERUBAH TAKDIR KITA??? Berdoa lah!!



Syaratnya kamu harus yakin, nak. Seketika saya berteriak keras: Tuhaaan, beri aku pekerjaan!!!

Benar saja....besoknya lewat kenalan, saya diberi kesempatan bekerja di sebuah balai penelitian sebagai seorang magang dan tanpa dibayar! Woalah ampun.....doanya yang salah kalie...wkkwkkk
Namun pekerjaan itu saya jalanin juga beberapa bulan sehingga saya sampai sekarang mampu berpikir lewat cara kerja hipotesis dulu. Nah, soal biaya hidup.....saya tinggal kontak kakak kakak saya yang sudah kaya. Enakan? Enggak juga, seorang kakak sampai bilang gini: untuk membiaya hidupmu sendiri aja kamu nggak bisa! Blarrrr!! Saya jelas tersinggung dan merevisi doa saya pada Tuhan pemilik hidup saya: Ya Tuhan, kasih saya dong kerjaan yang ada duitnya.

Satu bulan nggak terkabul, dua bulan masih kosong, baru bulan ketiga ditrima di perusahaan exportir dengan gaji Rp 600.000 sebulan saja. Bayangkan bagaimana saya bisa hidup denga uang segtu? Ya udah disyukuri dulu saja lah. Daripada nganggur? daripada nggak dibayar? Dan dua tahun kunikmati pemberian Tuhan itu dengan rasa terima kasih. Heran kok saya bisa bertahan selama itu ya? Ternyata karena di perusahaan itu saya bisa ada waktu menyalurkan hobby mancing saya? Habis ngaudit di anak perusahaan misalnya, saya ada waktu 1 jam untuk mancing sebelum pulang. Bayangkan, saya bisa mengumpulkan hampir satu ember ikan, sekali mancing.....namun kenapa ibu saya sebagai juru masak kok cemberut ya, bukannya terima kasih kek....hehhhee
Pertanyaan itu terjawab keesokkan harinya: Lihat lah, ini ikan satu ember cuma ibu beli Rp10.000 di pasar. Masak kamu ngotot nggrepek-nggrepek uang seginian???

Ibu benar dalam hal ini, Ya, Tuhan....mohon duitnya yang gede dong! Dan saya pun berubah jadi kutu loncat....agak menjijikkan....pindah kerja dari perusahaan satu ke perusahaan yang lain. Gaji makin lama makin naik trus, pangkat apalagi.....capek bener.....saya pun terlena lagi jadi sombong dan lupa diri, sehingga Tuhan menjatuhkan saya keras-keras supaya sadar siapa saya sebenarnya.

Dengan cepat saya sadar pula, bersejatakan doa dan mohon pengampunan atas kesongongan saya, Tuhan langsung memberi tenaga saya untuk bangkit lagi.

Terakhir.....doa saya revisi besar-besaran. Saya buat doa lengkap. Antara lain saya minta bisa mancing tapi duaitnya gede serta berguna bagi yang lain.....dan dipertemukan lah saya dengan kolam besar yang bernama INTERNET. Saya gemetar waktu itu.....ureka! Karena tidak punya laptop awalnya.....saya sering ketiduran di warnet 24 jam. Banyak sekali blog yang saya buat, hanya bibitbuah.com yang terus melesat. Satu tahun pertama langsung ditawar Rp 6 Juta. Rangkingnya pun melesat di urutan 1 Google dan bertahan trus bertahun-tahun kemudian. Woww....saya makin kencang berlari dan berdoa......berkat ilmu otodidak ini, saya bisa ngajarin teman dan beberapa lembaga pendidikan. Hasilnya beranak pinak kok......selain keuntungan financial maka saya berharap pahalanya pun beranak pinak jugak...hahhaa....kelak saya akan memanennya di akhirat kelak. Aaaamiiiiin






Read More