CEK & KLIK Showroom kami di Ungaran - Semarang

Senin, 04 September 2017

SYARAT MENANAM BIBIT BUAH ITU JANGAN MENGELUH DAN ENAKKAN HATI SELALU



Sudah lama banget saya pingin nulis materi ini...tapi ya ampun saya sendiri tukang ngeluh...hehhhe. Males kan nulisnya. Bagaimana mungkin saya melarang sesuatu sedang saya sendiri melakukannya. Namun materi ini penting banget buat kita supaya berhasil apa saja, termasuk berkebun. Apalagi buat narik yang Anda inginkan.....narik orderan kek...
Namun saya seperti langsung diiingatkan.....soalnya kemarin saya tiba2 dihentikan di bandara (padahal asline ning halte bis...hehhe) oleh eyang putri yang masih cantik teman sekolah ibuk dan memarahi saya:
“Kamu klihatan tua sekarang, le....
wis to....semeleh o....
Lebih banyak bersimpuh (sembahyang-red) daripada ngeluh...
dan dengan bakatmu....
Lebih banyak lah nulis daripada mringis (menyesal)...”
"Knopo to, yang?" tanya saya rada tersinggung dikatakan tua....hehhhheee. Saya sendiri nggak heran kok dikatakan gitu....setelah memutuskan menjadi penulis, termasuk ghost writer. Saya lebih banyak jadi pemikir di malam hari.....baru tidur setelah Shubuh.
"Sebab itu rahasiamu dewe supoyo jadi orang...," jawabnya tegas
"Kok bisa?"
"Lo....sing penting ki gawenen atimu penak sik le (yang penting buatlah hatimu enak dulu nak), tanpa keluhan. Orak usah kerjo ngoyo. Baru lah dari enaknya rasa hatimu itu, kamu bisa percaya. Kamu percaya dan temukan akan agungnya sang illahi. Dan penuhi hatimu dengan rasa syukur sampai pull tenan, seakan2 doamu sudah terkabul!"
Saya tercenung, betul jugak sich! Seperti memasak....yang penting itu eunak dulu. Nggak perlu mesti berbahan daging trus.....malah jadinya mual kayak sekarang...hehhhee
Mengeluh membuat semuanya jadi terasa pahit.....seakan hidup ini isinya susah mlulu.
Apalagi saat sekarang.....baca brita:
- tentang prestasi kita di SeaGames yang anjlog mlorot.....membuat nelangsa tenan
- tentang korupsi para pimpinan daerah yang menjijikkan
- tentang Rohingya yang begitu sadis banget.....Myanmar jadi seperti Israel 2.
Brita2 seperti itu seharusnya tidak menjadikan kita mengeluh, namun berpikirlah apa peranan kita terhadap brita2 tersebut. Mengeluh membuat kita tidak bisa berbuat apa2. Ditambah lagi kerjaan kita yang numpuk, nggak selesai2. Akibatnya kita pun:
Tidur dengan perasaan nggak enak...
Bangun dengan perasaan nggak enak...
Mau brangkat kerja dengan perasaan nggak enak...
Menghadap boss nggak enak...
Ke Bank untuk ngambil duit ja nggak enak.....
bahkan
tamasyapun masih nggak enak jugak.
Anehkan?
Trus kapan kita MENIKMATI HIDUP!
Buang lah pahitnya.....bikin jadi enak.
Ibuk saya yang jago masak itu slalu memasakkan pare untuk saya tiap kali saya pulang ke Indramayu. Pare yang begitu pahiiit leder menjadi nikmat di tangan ibuk saya. Pare yang besar2 dibuang isinya, trus diisi dengan parutan kelapa yang sudah dikasih bumbu2 masak lengkap. Dikukus lama....jadinya wuihhh jan eunak tenan.....nasi sewakul kayaknya habis deh.....hehhhee
Nanam bibit Alpukat aja yang sepele....bisa bikin ngeluh trus kalo kita mikirin ulatnya....tapi coba pikirin buahnya yang dri ujung rambut sampai kaki....padahal masih kecil gitu, sampek perlu penyangga besar kan?
Perhatikan prinsip dasarnya: jika Anda mengeluh yang dateng ya ulatnya...bila Anda bersyukur dengan nikmatnya, yang dateng ya buahnya yang nikmat pulak!
Saya jugak dulu sempat heran, knapa boss2 saya waktu kerja di PMA dulu kok slalu cari kesenangan di malam hari. Jlas kita tidak perlu meniru gaya dugem mereka....namun membuat hidup sumpek akibat kerjaan yang bikin stress tingkat tinggi, jadi pyur setelah nyanyi dan goyang2 (ingat postingan saya...gerakan bisa mengubah perasaan kita). Mereka seakan mempersiapkan tidur dengan perasaan enak, bangunpun nikmat! Kerja jadinya semangat lagi.
Padahal Nabi kita toh tlah mengajari kita untuk Sholat malam saat mau tidur, Sholat Tahajud di spertiga malam, dan bangun untuk slekasnya Subuhan. Tak sempat lagi mengeluh. Gerakan2 Sholat mengubah perasaan kita yang nggak enak akibat kerjaan di siang hari menjadi enak banget. Ketika perasaan nikmat itu trus hinggap di hati kita....maka tak terhalang lagi antara kita dan keinginan kita. Saling tarik menarik secara alami. Demikian mudahnya.
Ingat...Tuhan sang pencipta tahu itu. Makanya Tuhan sebetulnya memerintahkan kita untuk Sholat 50 kali, bayangkan batapa banyak sekali rokaatnya? Betapa banyak gerakan Sholat yang mesti kita lakukan? Namun Nabi tahu juga kita nggak sanggup.....akibatnya kita kurang gerak. Kita Sholat wajib, tapi masih ngeluh jugak! Nabi pun mencontohkan dengan menambah Sholat sunnahnya.
Jagalah hati ini agar tak mengeluh trus, jagalah untuk tetep enak trus. Buang lah empedunya, makan hati sapinya aja, boss! Tinggal lah yg bikin pusing kita.....
Yang penting sekarang Anda tahu, betapa PENTINGNYA membikin hati kita enak dulu! Hati yang enak slalu ditambah kepercayaan yang tinggi akan kuasa Allah.....menjadikan hati kita jadi magnet yang sangat kuat. MENARIK APA SAJA YANG KITA INGINKAN!
Read More

Selasa, 13 Juni 2017

BANGKIT DARI KEBANGKRUTAN KEBUN BUAH



Membuka kebun buah adalah investasi jangka panjang yang penuh resiko. Jika Anda tidak siap terlibat secara pribadi, mending ditunda saja. Apalagi Anda seorang pejabat yang masih sibuk, terus melimpahkan pengelolaan kebun buah hanya pada seorang penunggu kebun saja....maka Anda seperti membiarkan kebun rusak sedikit demi sedikit. Saran saya serahkan dulu pada para profesional. Karena mengelola kebun itu lebih rumit daripada memelihara burung juara yang mesti disuapin tiap hari, dimandiin dan dilatih! Percayalah, lebih dari itu!
Begitu rumit, lewat sedikit saja maka kebun Anda bakalan tak tertolong alias mesti dibongkar ulang. Namun yang lebih parah lagi adalah reaksi dari pemilik kebun ketika mengetahui kebunnya rusak.....mereka bisa saja memaki-maki ke penjual bibit buah seperti saya. Apalagi kebun buah tersebut adalah harapan kegiatan setelah masa pensiun tiba. Para lelaki yang tadinya gagah dengan jabatannya, kini makin loyo tak berdaya. Mereka down! Kalau sudah begini, yang dibenahi semestinya pemilik kebun buahnya dulu, bukan kebun buahnya....hehhhee

Karena sulit bagi seorang lelaki menerima kenyataan bahwa dirinya dalam keadaan gagal, apalagi kebun buah tersebut adalah satu2nya harapan! Kayaknya pengen nyungsep ke laut aja, bro....hehhee...


Namun lebih sulit bagi kita menerima kenyataan bahwa kita mesti MENOLONG orang lain dulu, jika kita ingin bangkit dari kegagalan itu atau kebangkrutan kebun buah sekalipun. 
"Konsep yang aneh kan? Wong kita sedang butuh pertolongan kok dipaksa nolong....semprul!" japrinan temen saya yang memiliki kebun buah hektaran dan rusak parah.
Hadewww.....
Ayo kita bahas lagi nyok....tulisan ini memang saya tujukan khusus untuk teman saya itu....dan memang kayak terlihat kebalik ya? Tapi itulah hukumnya yang harus kita trima, mau tidak mau.
Kita mesti mencari orang yang lebih nelangsa dari kita saat itu untuk ditolong......biasanya lewat bersedekah....barulah tangan Tuhan sudi terulur mengangkat kita.....membenahi kebun buah kita.....
Jangan diam!
Harus Aktif DULU baru Pasif
Harus Menolong DULU baru Ditolong
Harus Mencintai DULU baru Dicintai
Harus Menarik DULU baru Ditarik!
Begitu, bro....

Saat diundang seorang pelanggan bibit buah saya atas kebun2 duriannya yang rusak parah.....saya menganjurkan dia bersedekah dulu...yang banyak (karena kebunnya luas)!
Kerennya, saat saya tiba di kebun.....dia sudah menemukan pemecahannya sebelum sesi konsultasi dilakukan.

Makanya bila saat ini toko Anda sedang sepi.....segera tutup tokonya, trus sorenya bagi2 takjil untuk orang miskin yang sedang puasa di jalan2.....dijamin Anda capek deh...wkkkwkkk.....
Maap, guyon....maksudnya nantikan keajaibannya esok hari atau lusa lah....yang penting sabar....hehhhee

Sayangnya di mata umum, lelaki memang nggak boleh gagal.....harus terus menerus berusaha karna begitu banyak yang harus ditanggung. Lelaki harus secepatnya bangkit.....tidak boleh kalah apalagi sama wanita.....nangis deh...makanya harus perlu upaya ekstra.....upaya yang lebih.....diperlukan pengorbanan sangat besar untuk melesat bangkit! Segera!
Jangan berlarut2, bro...pamali!!!

Saya pernah ngakak ketika denger cerita pelawak Doyok yang terpaksa tiap hari pergi ke stasiun kereta api hanya supaya istrinya tidak malu dia nganggur.....
(Eh gak taunya saya sempat ngalamin yang kayak gitu...meski sebentar...xiixiii)

Makanya jangan eman2 pula bila kita terpaksa melego barang kesayangan kita untuk bisa menolong, bila kita ngRasa sudah nggak punya apa2 lagi. Bahkan seorang master sedekah seperti Ustad Yusuf Mansyur saja sampek perlu mengorek2 rumahnya untuk bisa sedekah. Dan tak menemukan!!! Akhirnya dia bisa bersedekah dengan MENGGADAIKAN hak royalti buku2nya. Woww.....apakah sampeyan sudah sampai segitunya???

Pernah dalam hidup saya...saya disalahkan atas pembayaran uang muka untuk investasi diversifikasi produk perusahaan yang secara tiba2 dibatalkan. Karena saya tetep ngotot bahwa keputusan saya itu benar, saya memilih mundur saat itu juga! Namun saat di jalan raya, saya baru tersadar.....trus saya mau kerja apa? Rasanya NELANGSA banget saat itu......
Namun saat sampai di sebuah jembatan besar terlihat seorang bapak2 nampak bingung sekali....kayaknya lebih nelangsa dari saya meski pakaiannya rapi jali.....
Saya rogoh kantong dan menemukan uang lima puluh ribuan satu2nya
dan saya kasihkan ke si bapak tanpa basa basi....dia mlongo menatap saya:
"Sampeyan Wali yo kok tahu perlunya saya? pas lagi"
Ah, bodo......saya ngloyor aja meninggalkan dia. Namun tak beberapa lama telpon berdering:
"Bro, bantuin ngaudit jaringan apotik saya lagi ya?"
Alhamdulillah...paling tidak ada pekerjaan untuk beberapa bulan ke depan....hehhhhe
Begitu lah keajaibannya...
begitu lah KEDAHSYATANNYA!

NB: Tolong...jangan ngrasa saya menasehati sampeyan....hanya share aja. Berkali2 saya ngalamin jatuh jugak, namun trus bangkit. Yang jlas saat minus kalikan aja sekalian sama minus...dijamin jadinya plus kok! Apalagi pengorbanannya (minusnya) lebih gede.....plusnya pun jlas lebih GEDE. OK
Read More

Selasa, 09 Mei 2017

CARA MENDAPATKAN LAHAN UNTUK BIBIT BUAH KITA




Tulisan ini pesanan mas Ajijaya Okura dan Kesuma Fadilla yaitu bagaimana cara mendapatkan lahan? Jawabnya ya monggo pakai aja hukum tarik-tarikan atau istilah jawinya the law of attraction....hehhe....yaitu hukum universal yang sudah diakui dunia sebagai hukum satu2nya untuk mendapatkan segala sesuatu. Jadi ini kewajiban penyampain ilmunya yang udah saya pelajari saja lo, bukan pamer. Saya juga masih trus belajar kok. Hukum dimana doa dan rasa syukur ada di lantai pertama. Sedangkan rasa IKHLAS ada di tengah2nya.
Rasa ikhlas sendiri bersifat netral...atau titik 0...justru titik pentingnya.....dimana tak ada keinginan selain memuja kebesaranNya. Namun kita mesti melewatinya dulu. Di sini posisi hati bgitu tenang. Seperti firman Allah di Al Quran bahwa hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram. Hati menikmati kenikmatan terdalam. Banyak cara mencapainya, bisa aja seperti yang dilakukan kanjeng Sunan Gunung Jati dimana sampek punya tempat khusus yang sangat terkenal, letaknya sekarang ada di tengah2 kota Cirebon namanya "Sunya Ragi" atau kebalikan dari Sunyi Raga....untuk berada di titik ini. Jauh dari ganguan. Lo knapa?
Yap, karna lebih dari 90 persen kita berada di daerah rawan, penuh pikiran2 negatip atau titik negatif kalo dalam matematika kita. Yang ada ya serba kurang tok....perasaan galau, bt, keluh-kesah, bergunjing, iri dengki, dendam, marah, dsbnya. Dan percayalah! Saat di titik 0 kita bisa mendelete itu semua. Kita ikhlas atas apa yang terjadi.....dan meminta ampun padaNya...janji nggak ngulangin lagi....karna kita tahu semua tidak ada yang namanya KEBETULAN itu! Ada sebab akibat....knap bgini...knapa begitu??? Yang jlas kita punya peran besar menjadikannya.
Kita jadinya ikhlas punya mertua judes. Kita ikhlas punya pegawai malesnya nggak ketulungan. Kita ikhlas dimarahi atasan atau tukang sampah sekalipun. Kita ikhlas dikhianati temen. Kita ikhlas order besar dibatalkan....wis pokoke pasrah kalihan Gusti sing Moho Agung.
Tapi jangan terus2an asyik di titik tersebut. Salah seorang terkaya di dunia yang tadinya hidup agamis namun miskin sadar akan itu dan meloncat kuadran sambil bilang: TENANG2 TAPI TANPA HARAPAN!!
Baru lah bila titik di atas tercapai.....kita BERUPAYA.....sambil melangkah untuk mensyukuri apa yang ada pada diri kita, trus meminta Allah langsung agar kita dikasih lahan. Proses tarik-tarikan pun bekerja...menambah dan laverage (pengungkit) yang mengalikan makin kenceng....smangat kita bekerja nggak ketahan....trus dan trusss.....
Dan sejak itu, setiap saat hati dan pikiran kita ngrasa sudah memiliki lahan tersebut. Perasaan kita sudah yakin dan MERASAKAN KESENANGANNYA itu. Anda seneng banget lihat dalam mata batin Anda....buah-buahan ting gemrandul. Anda berlari2 sambil berteriak di antara pepohonan milik Anda. Anda mendengar betul2 jatuh berdegum durian Musangking yang sering saya pamerkan ke Anda. Anda sampek bisa mendesah keenakan saat mencicipinya. Lidah Anda ikut2 muter2 menikmati letupan pahit manisnya. Nyam.....nyammm....
Dan Derr!!...Cepat atau lambat....lahan yang mas Ajijaya impikan datang sesuai keyakinan Anda! Aaamiiin. Artinya cepet kalo yakin pasti cepet, lambat kalo rodo ragu2....wkkkwkkk. Maaf, yang penting proses hukum tarik-tarikan harus dijalani dulu. Tapi percayalah!!!
Saya sendiri yang bisnisnya di pembibitan buah sering butuh lahan luas....namun lahan saya sendiri yang di Indramayu belum keurus bener. Malu saya meminta ke Tuhan.....hehhhee.
Makanya saya biasanya menggunakan cara kerja sama saling menguntungkan. Di kampung yang saya tempati sekarang saya dah punya beberapa lahan, termasuk antrian beberapa lahan lagi yg lama blum bisa saya garap.
Atau seperti yang saya lakukan beberapa waktu yang lalu lewat halaman (fans page) FB saya: Toko Bibit Buah .com (silahkan dicek). Di situ saya ngomong butuh lahan di Ungaran, tapi yakk ampun.....yg minta kerja sama dari Padang sampai Manado jumlahnya bisa puluhan sampek ratusan hektar....Ckkkckkk
Alhamdulillah kan.......




Read More

HIDUP ADALAH PILIHKAN (BIBIT BUAHNYA) DAN SENANGKAN MEREKA!




Menyambung tulisan saya terdahulu dengan judul "Hidup adalah Pilihkan"....ternyata masih banyak yang sulit mencerna sehingga inbox saya penuh pertanyaan2 yang bersifat pribadi meminta penjelasan. Meski sebetulnya mudah kok, kata pilihkan bisa diterjemahkan sebagai cara menarik minat orang pada sesuatu barang/ jasa yang akan Anda jual. Jadi memang bener, tidak cuma memilihkan aja namun berupaya keras menarik minatnya (pilihkan)! Paham??
Yang jadi pertanyaan besar Anda kemudian adalah Anda tidak berhasil dengan cara itu....betul kah?
Yap, makanya saya akan menjelaskan bareng2 dengan pertanyaan2 Anda sehingga tak ada maksud menggurui. Bahwa menarik minat saja tidak cukup, namun Anda harus menyenangkan mereka juga. Ini puncaknya. Inilah arti kita sebagai makhluk sosial menjalin hubungan yang saling menguntungkan, simbiosis mutualisme!
Masalahnya banyak orang salah paham, mereka langsung aja menuju pada langkah kedua ini tanpa berusaha mencuri perhatian mereka dulu. Mereka berupaya menyenangkan namun sebetulnya mereka menyenangkan ego mereka sendiri. Ibaratnya Anda ingin berhubungan sex (maap) namun Anda malas merangsang pasangan dulu. Ya hasilnya payah!!
Sebagai contoh yang sering terjadi adalah kegagalan banyak calon pengusaha kuliner (termasuk saya...hehhee) yang membangun tempat usahanya besar-besaran tanpa melakukan survai terlebih dahulu. Kita bangga banget. Meski tanpa pengalaman.... kita PD habis, padahal tidak punya basis konsumen di tempat tersebut. Kita bahkan sudah meributkan detail2nya. Iklan dibuat heboh. Menghabiskan modal di awal dan berharap secepatnya balik modal. Hasilnya jlas jeblok, mengecewakan. Begitu cash flownya mandek, kita nggak kuat. Memasak untuk dijual jlas beda banget. Masalahnya bukan sekedar menghilangkan rasa lapar aja. Ayo lah... Menyenangkan mereka itu sulittt...perlu planning...
Soalnya kita sering terjebak pada Actress Trap. Para aktris memang jagonya nyenengin orang!! Sepertinya enak banget, mereka langsung gampang menyenangkan kita, membuat kita ketawa ketiwi dan hasilnya mereka kaya. Tapi sebetulnya penuh liku lo untuk jadi aktris....kelokannya tajam dan menyakitkan! Baru untuk menarik perhatian penguasa dunia hiburan saja....mereka seringkali melakukan banyak sekali pengorbanan (jangan negatip thinking lo)...mampukan kita?
Makanya saya lebih suka promo bibit durian dengan menggunakan buah durian yang menggoda lidah kita bergetar....daripada posting gambar alpukat bgini. Responnya lebih besar. Namun saya tetep berupaya dengan segala cara, menampilkan alpukat dari segala arah, meski hampir tanpa rasa buah alpukat tetep bisa ditampilkan keistimewaanya yang nggak dilihat orang lain. Bagaimana saya nyrocos bercerita tentang alpukat sebagai obat terlengkap dan termurah di dunia. Bahkan alpukat teranyar berbuah pendek (cebol), muncul rasa susu yang sedikit manis dan tanpa ulat. Dan bibit alpukatnya pun laris manis. Namun ingat...itu masih tahap pilihkan belum menyenangkan mereka lo mas bro....
Hahh....inget: menyenangkan mereka itu sulit...dan upaya menyenangkan mereka sangat banyak sekali.....nggak cukup kalo ditulis di sini...wkkwkkkwkkkk....
Tunggu ya....sabaaar....akan berlanjut ke tulisan berikutnya...
Salaaaammm,,,,,
Read More

Rabu, 05 April 2017

RAHASIA BESAR MEMBUKA KEBUN BUAH



AWALNYA ITU HARUS BAHAGIA DULU, BEB!
Baru saja saya membaca postingan seorang teman FB bernama Airis Yudhistira:
"Aku dan kamu, 4th yg lalu. Memutuskan, utk menjadi satu. Melewati semua liku, haru, & juga biru. Tanpa pesta & airmata, karena yg ada hanya bahagia".
Woww....ini kata-kata yang keren banget, kata-kata yang ditulis dengan hati! Meski ada tanya knapa tanpa pesta ya?? Maap
Namun yang paling penting dia termasuk prosentase kecil orang yang sudah terbebas dari penyakit akut yang bernama Cinderella Complex. Lo kok?
Ya iyalah.......kisah Cinderella adalah kisah Happy Ending paling terkenal namun parah, selalu saja terbaca: akhirnya mereka berdua menikah dan berbahagia untuk selamanya!
Terlihat kisah Airis dan Cinderella kayak mirip ya, namun sebetulnya beda banget. Coba perhatikan baik2.....
Kisah Cinderella adalah bahagia yang tercipta dari hasil penderitaan yang panjang......sampeyan pun trus membatin sendiri: aku banget!...wkkkwkkkkk
Bahkan jadinya kita teringat satu pantun nasehat pendukung: Berakit rakit ke hulu....Berenang renang ketepian..Ayo segera ke penghulu..Agar adik tak kesepian..hehhee........
.
Sedangkan kisah Airis adalah kisah yang diawali oleh rasa bahagia dulu meski tahu kelak perjalanannya akan penuh dengan derita.
Begitu...beda kan??
Nah ini lah yang selalu saya bilang bila ada teman yang mau bangun usaha atau bukak kebun buah.....kayak bukak buku tebel, lihat bagian akhirnya trus baru baca perbab secara urut. Biasanya Visi yang sudah tercapai ada di situ. Di situlah bagian yang membuat kita bahagia. Dengan cara ini tidak akan ada acara tunda dalam membuka kebun....dijamin!
Maka biasakan untuk BERBAHAGIA dulu, atau seperti dikatakan nabi supaya berniat bahagia dulu sebelum melakukan sesuatu. Masak? Yah.....berniat bahagia itu diwujudkan dalam lisan berbentuk do'a. Sedangkan do'a adalah sebuah lompatan dahsyat pikiran untuk berprasangka baik pada Allah. Akibatnya kita bahagia karna yakin Allah pasti mengabulkan permohonan kita. Cerdik kan?
Intinya pun kita pun jadi paham kenapa begitu susahnya untuk jadi kaya karna sejatinya:
Bukan KAYA dulu baru kita BAHAGIA
Tapi BAHAGIA dulu baru lah kita bisa KAYA
percayalah! Nalarnya simpelnya gini:
RASA BAHAGIA itu lah yang menarik uang
RASA BAHAGIA itu lah yang mempertemukan orang-orang yang kita sayangi dan butuhkan
RASA BAHAGIA itu juga yang membuat kita mampu bersedekah meski kita kekurangan
RASA BAHAGIA itu dapat mempersembahkan semua yang Anda butuhkan
Begitu sederhana, namun kita justru terbiasa bersedih terus......
Hingga uang pun senang meninggalkan kita begitu saja!!!Hehhee....
Tapi jadi BAHAGIA itu tidak gampang
Harus dipaksa untuk BERBAHAGIA!
Sungguh
BAHAGIA itu menunjukkan Anda yakin banget Tuhan mengabulkan apa yang Anda minta
BAHAGIA itu berarti Anda mampu bersyukur dengan apa yang ada
BAHAGIA itu mampu melihat tujuan Anda tercapai
BAHAGIA itu menyakini Anda slalu bisa karna ada Tuhan di sisi Anda
BAHAGIA itu juga tidak mencela tulisan saya ini...hehhhee
Saya hanya pingin berbagi saja kok......maap!
Betapa berbahagianya saya kalo lihat lengkeng berbuah lebat kayak gitu....
meski cuman Itoh serie 8 aja
apalagi bibit buah lengkengnya trus laris manis...
hmm SEJUKKK!!



Read More