CEK & KLIK Showroom kami di Ungaran - Semarang

Selasa, 14 Desember 2010

Mengapa Pilih Bibit Buah Cangkokan?

Terkadang saya mikir apa tujuan sebenarnya saya menulis di blog (yang kemudian kusebar juga di catatan di FBku) ini, selain bisnis itu sendiri. Terus terang ini salah satu bentuk ekspresi saya, jlas saya ingin berbagi atas semua ilmu yang telah saya dapatkan, yang tak ingin saya simpan sendiri hingga terbawa di liang kubur. Ngeri saya membayangkan pertanyaan para Malaikat Tuhan atas ilmu yang tak sengaja kukorupsi? Mungkin pesan E-mail dari seorang penanya mampu mewakili karena sangat menarik dan sesuai dengan apa yang akan saya bahas:

......makasih infonya...terus terang saya 'sangat' terimakasih baca catatan anda krn saya memang sangat awam pernah beli nangka mini ga tahunya nangka biasa, lengkeng itoh ga tahunya pingpong tp setelah baca cattan anda saya sedikit banyak tahu........

Trus selain catatan, Anda tentu penasaran apa sih info yang telah saya berikan? Begini, penanya yang mengaku bernama 'Pak De Yoyok' ini (maaf hal yang bersifat rahasia dan pribadi disensor) ingin menanam Jambu Citra tapi yang cangkokan.Sayapun  menjelaskan:

......cuma perlu bapak ingat, sebagai ahli tanaman, saya tahu persis bagaimana reaksi Jambu Citra cangkokan terhadap kekeringan.......di Purwodadi kan kadang terjadi......akar serabutnya tiba2 muncul ke permukaan...dan ini yang menyebabkan tanaman banyak yang mati....meski udah besar skalipun. kecuali bapak sediakan springkel irigation..... 

Ternyata lokasi penanaman pak De ini di persawahan. Nah, dia kemudian memberitahu alasan utama memilih cangkokan yaitu bisa menjamin sifat genetik induknya. "Wah, pinter juga nih, bapak" pikirku. Bahkan ada yang menyebut 100% murni. Wow! (di E-mail lain bahkan seorang penanya memberi alasan karena singkatnya periode tanaman bisa berbuah). Tapi sifat ginetik yang mana? Kalo buahnya sih jlas ya, lha trus sifat perakarannya gimana? Padahal akar lho yang punya peran utama dalam mencari makan dan menjadi dasar tegaknya tanaman (bukan tegak dan proposionalnya tanaman).......Saya jawab aja:

betul banget, pak, itu memang kelebihan cangkokan, ibaratnya seperti cloning itu lho pak.....cuma kan masing2 cara perbanyakan tanaman punya kelemahan, nah tanaman jambu air ini adalh tanaman yg mudah banget dikembangkan dengan cara apa saja, bahkan stekpun bisa.......sbagai penakar/pedagang saya menyediakan apa yg diminta pembeli....cuma akan saya tanya di mana tanaman akan ditanam, dan peringatan terhadap resiko pilihannya.....shg saya jarang kena komplain dari konsumen......nah memang masing2 tanaman ini punya sifat yg udah dibawa dari sonony.....berkali2 saya menemui kasus jambu air yang sudah besar tiba2 mati.....kan sayang pak......hampir sebagian besar berasal dari cangkokan, terbukti dari munculnya akar serabut yg banyak disekitar pohon.......kalo cuman menjamin sifat genetik: okulasi & grafting bisa diandalkan untuk Jambu.......kecuali sifat batang bawahnya yg jauh menyolok.....misal untuk tanaman buah Durian Montong dengan batang bawah durian petruk.......bayangkan durian Monthong bisa 4 tahun berbuah dengan durian petruk yang baru belasan tahun bisa berbuah....akibatnya ada perubahan sifat......berbuahnya Monthong mundur (ada sifat2 fisik yang juga brubah).....begitu pak..... 

Maksud saya sebenarnya mau menyitir film-film barat yang mevisualisasikan bagaimana nantinya orang-orang hasil cloning itu berinteraksi, bagaimana sifat orang hasil cloningan dari kuping berbedakah dengan hasil cloningan dari betis? Bagi Anda yang hobi tabulampot, perakaran cangkokan bukan masalah karena masih dibantu oleh kekuatan dari potnya. Tapi yang pernah mencoba cangkokan Lengkeng Diamond River yang ditanam di lapangan akan manggut-manggut. Selain sifat batangnya yang getas, lengkeng Diamond River akan doyong atau ambruk tak kuat manahan beban lebatnya dompolan buah lengkeng di atas pohon....... Sekali lagi sayangkan, investasi bertahun-tahun terbuang percuma! Tapi itu semua pilihan......tergantung tempat, jenis tanamannya, kesabaran pemiliknya, dll......Terserah Anda juga!

Cangkokan adalah salah satu cara perbanyakan tanaman, bahkan sekarang sudah bisa pada tingkat dimana mencangkok tidak perlu media lagi. Lebih singkat dan cepat. Meski belum banyak yang menerapkannya. Kelemahan cangkokan yang saya tonjolkan di atas, bukan berarti saya benci sama cangkokan, itu tidak benar. Cuma banyak sekali penakar atau penjual yang karena target atau berupaya menjual apa yang ada, memberi alasan yang seolah-olah itu memang alasan sebenarnya, padahal ada alasan lain kan di balik itu. Seperti bibit 'Lecy', sudah lama saya kesulitan mencari yang bibit leci okulasian, para pedagang 'kekeh' memberi alasan kalo leci sulit diokulasi (tingkat kematian tingg). Benarkah? Tergantung dimana okulasi itu dibuat; cuacanya, kelembabannya, ketrampilan pekerja okulasi setempat, dll. Padahal alasan yang sebenarnya adalah kesulitan dalam mendapatkan batang bawahnya. Nah kalo sudah tahu gini jadi nggak enak kan? Lho kok gitu ya.................









About Sulis Mono

Pellentesque penatibus, sed rutrum viverra quisque pede, mauris commodo sodales enim porttitor. Magna convallis mi mollis, neque nostra mi vel volutpat lacinia, vitae blandit est, bibendum vel ut. Congue ultricies, libero velit amet magna erat. Orci in, eleifend venenatis lacus.

You Might Also Like

0 ulasan:

Posting Komentar

Silahkan Anda berkomentar. Namun tetap menjaga kesopanan. Terima-kasih.