Agro Mono Horti. & Konsultan

Senin, 11 April 2011

Kebun Buah Salak perlu Fokus Extra

Bila Anda pingin menanam bibit buah salak, Anda harus siap-siap dengan bibit yang super manja dan merepotkan ini. Bagaimna nggak manja, kawin aja mesti dikawinkan! Dan kebersihan kebun adalah MUTLAK. Tanpa itu jangan harap hasil panenan bisa maximal, bahkan tak jarang mogok berbuah. Kalau sudah gitu, siapa yang nggak merasa direpotkan?

Secara teori mungkin saya paham betul, tapi kalo sudah di lapangan, bener-bener merepotkan. Apalagi bila kebun salak tersebut tidak pernah diurus, pohonnya dipenuhi dengan anakan yang banyak.....bayangkan untuk membersihkannya (supaya bisa berbuah) harus membuangi satu persatu anakan tersebut yang penuh dengan duri tajam, jangan harap tangan kita bisa mulus kembali setelah pekerjaan tersebut selesai.

Untung saya sempat belajar praktek ke desa Candi di Wonosobo yaitu di pas pinggir jalan antara Kretek - Kaliwiro. Seorang ibu bernama Kartijem sabar membantu saya memahami bagaimana caranya salak bisa berbuah lebat.

Bunga jantannya dan betinanya dibantu dibuka sebelum waktunya, agar mekar sempurna, kemudian setelah dikawinkan keduanya, maka bunga betina masih ditutupi dengan daun atau gelas plastik. Wow...sebuah prosesi perkawinan yang mesti dilakukan hati-hati dan sabar...hehhheee....





















0 ulasan:

Poskan Komentar

Silahkan Anda berkomentar. Namun tetap menjaga kesopanan. Terima-kasih.

 
Free Web Hosting | Top Web Host