CEK & KLIK Showroom kami di Ungaran - Semarang

Senin, 02 Mei 2011

Jangan bilang Kaya, kalo belum punya Kebun Buah...



Kebun buah adalah simbol. Dan judul di atas sebenarnya merupakan pameo yang berlaku di negara-negara petrodollar Timur Tengah. Sedangkan di negara kita yang subur makmur ini, tidak perlu kaya untuk bisa punya kebun buah. Namun bagaimana kalo orang biasa aja bisa punya kebun buah (kebun Surga), kenapa yang kaya tidak?

Banyak kendala yang memungkinkan orang untuk bisa memiliki kebun buah. Biasanya ini masalah persepsi yang salah kaprah. Memiliki kebun buah dianggap sebuah kemewahan yang sia-sia, padahal jelas tidak! Tidak hanya untuk menikmati kesegaran buah yang dihasilkan saja,  tapi juga mengobati kerinduan kita yang dalam akan asal usul manusia yang berasal dari kebun Surga. Percayalah, Anda rasanya seperti  pulang kembali ke rumah Anda sendiri yang telah lama Anda cari, bila Anda duduk termenung di kebun buah. Ada sesuatu yang tiba-tiba terisi, dan itu benar-benar melegakan!

Kendala yang lain adalah lahan yang dimiliki, tidak memungkinkan untuk dibuat kebun buah. Padahal dengan tehnik tabulampot (tanaman buah dalan pot), tehnik bonsai (memperkecil ukuran tanaman) dan tehnik rancang bangun kebun buah, smestinya kendala tersebut bisa disingkirkan. Misalnya bisa dilihat contoh foto-foto di bawah ini yang memperlihatkan bagaimana kondisi topografi yang sangat jelek justru menjadi sumber ide untuk menjadikan kebun buah yang orisional dan sangat indah menakjubkan. Batu-batu besar kita biarkan menjadi bagian kebun, lereng-lerengpun tak perlu dipapras namun justru ditanami tanaman buah tahunan, ada tanah yang dibiarkan lapang tanpa tanaman, lumut dan suplir dibiarkan tumbuh bersama asal dikendalikan, pohon tua tak perlu ditebang, pemandangan milik tetangga berupa sawah justru dibuka untuk menambah kesan luas kebun, jalan setapak pun dibuat seadanya. Maka Anda mendapatkan kebun buah Anda kebun Surga nan alami, dan Andapun bisa kembali ke habitat kita di jaman nabi Adam sebelum turun ke bumi.






































About Sulis Mono

Pellentesque penatibus, sed rutrum viverra quisque pede, mauris commodo sodales enim porttitor. Magna convallis mi mollis, neque nostra mi vel volutpat lacinia, vitae blandit est, bibendum vel ut. Congue ultricies, libero velit amet magna erat. Orci in, eleifend venenatis lacus.

You Might Also Like

0 ulasan:

Posting Komentar

Silahkan Anda berkomentar. Namun tetap menjaga kesopanan. Terima-kasih.