CEK & KLIK

Minggu, 29 Desember 2013

OBRAL BIBIT BUAH!

Beberapa hari belakangan ini, banyak yang bertanya tentang originalitas bibitnya di inbox FB saya, terus terang saya rada bingung jawabnya......bila saya jawab sebenarnya jelas saya telah menjelek-jelekkan teman sendiri, sesama pembibit. Apalagi bibitnya dengan nama berbeda, jelas saya nggak berhak mengadili. Apakah itu bibit asli atau aspal???
Ada yang begitu berani nanya di wall saya, ngeyel lagi....(karena saya nggak enak jawabnya)...
Saya pun nggak berani jawab secara pasti...karena nggak tahu pasti....
Yang ingin saya tekankan bahwa segala sesuatu itu ada resikonya......demikian pula dalam membeli bibit buah. Kalau kemudian Anda membeli karena alasan diskon besar-besaran.....woalah apalagi itu. Nyantai aja kali......
Trus Anda bertanya; berarti bapak nggak setuju bibit buah dijual murah???
Bibit buah diobral?
Oh nggak-nggak.....itu urusan sampeyan, saya nggak mau ikut campur tangan....
Anda telah memilih, ya Anda harus mau menanggung resikonya dong...
Yang penting Anda kenal siapa yang jual....dan percaya....titik.

Saya sejak awal memang memilih untuk masuk ke kelas menengah atas.....yang mampu membayar bibit yang terjamin keaslian dan keunggulannya. Seandainya saya kehabisan bibit, saya bisa kok beli bibit di dekat rumah saya untuk menutupi kekurangan tersebut. Namun saya memilih jauh-jauh ke seorang teman yang tinggal di Solo. Dan itu salah satu harga mahal yang harus Anda bayar....
Saya nggak main-main untuk itu....
Katakan lah untuk Srikaya Jumbo, batang bawahnya musti Mulwo yang buahnya gede....jadi matching bener....antara batang bawah dan atas nyambung printah ginetiknya...

Namun bukan berarti saya tak pernah salah, saya juga seperti Anda, saya punya kelemahan. Di awal-awal karier saya pun banyak tertipu oleh teman (yang tidak sengaja menipu) maupun oleh orang-orang yang saya anggap bisa dipercaya. Saya pernah menjual bibit buah yang saya anggap asli karena saya ngambil entres (dan bibitnya jugak) dari orang yang punya latar belakang pembibitan yang panjang. Seorang profesional, yang juga terkenal dan diakui di tingkat nasional. Apa saya salah kalo saya percaya 100% sama dia?? Sampai sekarang itu menjadi trauma tersendiri bagi saya......
Saya juga lemah di tanaman yang hanya bisa diperbanyak dengan stek seperti anggur,. Saya mendatangkan langsung dari Kebun Percobaan Anggur milik pemerintah di Sumber Asih, Probolinggo. Namun sayang, pegawai-pegawainya tidak lah seagresif dalam membuat bibit buah seperti pegawai swasta......stok bibit anggur sering kali habis. Sedangkan permintaan meluap....jalan satu-satunya ya mencari ke penakar bibit anggur lain.....dalam pencarian ini saya ada juga tertipu, tapi saya anggap pelajaran. Bibit saya singkirkan ditempat tertentu....yang asli saya sendirikan di tempat terpisah. Suatu kali saya mendapat orderan bibit dalam jumlah besar dari suatu kota di Sumatera, salah satunya bibit anggur Red Prince. Namun karena saya saat itu di proyek, saya minta supaya bisa menunggu waktu pengirimannya. Karena saya terus terang orangnya 'one man show', setiap pengiriman harus diperiksa saya terlebih dahulu sebelum dikirim. Beberapa hari kemudian, si pemesan ternyata nggak sabar dan marah-marah sambil menuduh saya macam-macam. Yang saya makan duitnya lah....Oh, ya udah saya jelaskan dan katakan Anda harus berani menanggung resikonya sendiri bila ada kekeliruan nantinya. Dan benar saja, beberapa bulan yang lalu (setelah 1 tahun lebih berlalu) dia berkoar-koar di Facebook bahwa bibit yang saya jual adalah bibit anggur abal-abal. Sedih saya mendengarnya, saya tanyakan hal itu ke pegawai saya, jawabnya jelas tidak mungkin dia salah.....Terpisah dalam radius yang jauh, memang kecil sekali kemungkinan salah. Trus mana yang bisa saya percaya?? Kalo pun pegawai salah, kan saya sudah ngomong tanggung resiko bila salah??....pusiiingg....

Lantas Anda protes, masak sih bibit buah kok bisa dipalsu??.....Oh jangan salah sangka dengan saya, saya nggak nuduh gitu. Orang yang saya percaya bener2 pun yakin dia tidak membohongi saya.....mereka cuma memplesetkan aja. Artinya diri mereka sendiri pun nggak merasa berdosa, karena yakin dia benar. Ini seperti cerita pewayangan, dimana diceritakan Puntadewa atau Yudistira adalah seorang satria yang selama hidupnya tidak pernah berbohong. Ahli strategi perang, Prabu Kresna menyuruh Bimo membunuh gajah Esti Aswatama dengan senjata rujakpolo. Berita kematian Esti Aswatama inilah  yang oleh Pandawa sengaja diserukan sebagai kematian Aswatama,  untuk membuat batin Begawan Drona tergoncang.  Dalam situasi yang tidak menentu, Drona bertanya kepada Yudhistira, orang yang paling jujur, sabar dan tidak pernah marah,  makanya dirinya  disebut juga sebagai orang yang berdarah putih. Ketika ditanya oleh Drona, Yudhistara menjawab, “Ya, Esti (diucapkan lirih, nyaris tidak terdengar)  Aswatama memang tewas.”  Yudhistira tidak berbohong (iya kan nggak merasa berbohong). Drona mendengarnya bahwa yang mati adalah Aswatama, tentu saja langsung teriak-teriak, menangis dan berlari-lari tanpa tujuan.  Jiwa Drona terkoyak sehingga menjadi labil. Dari sanalah, Drestajumena –  putra bungsu Prabu Drupada – menebas  lehernya, sehingga kepala guru besar itu terpenggal. Drona tewas, (sebab dibohongi) oleh para prajurit Pandawa, bahwa anaknya semata wayang dikabarkan tewas terbunuh. Dengan kabar kabur itu, hatinya menjadi galau, sehingga dengan mudah  untuk diserang. Bohong gaya Yudhistira ini dianggap sah...weleh....welehhh....



Trus Anda bertanya lagi (ngetes)......apa saja sih bibit buah yang gampang/ rawan diplesetkan bak bohongnya Yudhistira ??
Dari pengalaman di lapangan terdapat beberapa hal, dari segi:

1. Warna; kalo bibit Buah Mangga Yuwen terkenal berwarna merah, sedangkan Anda cuma nanya bibit mangga Yuwen....nggak salahkan kalo ada yang ngasih Green Yuwen, Yellow Yuwen...
2. Asal Persilangan; kalo Anda pingin jambu Sukun Jumbo (maksudnya jambu Kristal)....nggak salahkan kalo Anda dikasih jambu Mutiara atau jambu Farang....kan sama-sama Sukun Jumbonya.
3. Besar buah; kalo Anda bermaksud beli jambu Citra.....beruntung banget Anda kalo justru dikasih Citra jumbo atau Thongsamsi.....tapi gimana kalo Anda dikasih Little Citra....hehhhee...seorang temen kehilangan pelanggan kakap gara-gara kasus Citra ini.....
4. Varietas baru; masih bolehkah Anda membeli lengkeng-lengkeng generasi 1, ya boleh aja....tapi yang sudah diperbaiki. jadi kalo Anda beli lengkeng Pinpong ya tanya lah ini lengkeng Pinpong daun kecil (bijinya kecil asal Thailand) atau lengkeng Pinpong daun besar (bijinya besar asal Vietnam)?? Trus lengkeng Itoh daun pendek (lama) atau daun panjang (baru) yg kualitas dan produksinya lebih top??
5. Nama Varietas: Lengkeng yg paling top saat ini Kristal 2, ada yang memberi nama New Kristal, bahkan Itoh Super.....apa saya bisa menyalahkan kalo Itoh Super itu bukan Kristal 2??...nggak tau. Terus, tahukah Anda, mangga Irwin dan mangga Erwin itu mangga yang berbeda, tapi kalo disebutkan dengan lafal yang cepat jadi kelihatan sama??
6. Rasa. Apa Anda yakin bibit Barbados Cherry yang Anda beli yg rasa masam atau yang manis??

Masih ada?? Buanyak lah. Katakan lah begitu miripnya bibit durian D24 dan durian Matahari bagi orang awam, antara Fermilion Cherry dan Lolita Cherry hanya bisa dibedakan pada buahnya kelak, antara bibit mangga Gedong Gincu dan Gedong biasa hanya terlihat pucuknya yang berbeda dan masih banyak lagi. Maka waspadalah!! Waspadalah!!! Jangan tanya saya trus.....hehhhee....


About Sulis Mono

Pellentesque penatibus, sed rutrum viverra quisque pede, mauris commodo sodales enim porttitor. Magna convallis mi mollis, neque nostra mi vel volutpat lacinia, vitae blandit est, bibendum vel ut. Congue ultricies, libero velit amet magna erat. Orci in, eleifend venenatis lacus.

You Might Also Like

0 ulasan:

Posting Komentar

Silahkan Anda berkomentar. Namun tetap menjaga kesopanan. Terima-kasih.