Breaking News

GAGAL TERUS MENANAM BIBIT BUAH?




Saya minta maaf, di usia 50 tahun ini rasanya wajar aja saya lihat temen2 sebaya saya sukses...mereka telah melalui jalan yang panjang untuk menjadi seorang ahli yang diakui! Namun tak sedikit saya bertemu juga dengan teman-teman yang makin loyo. Kaget.....kok dunianya kebalik gini? Bukannya mengejar sisa waktu dari Tuhan?
Maaf bukan menggurui lo. Maksudnya seperti melihat orang ngrasa sudah pensiun sebelum bener2 pensiun. Merasa tidak mampu berkebun, sebelum memulai menanam bibit buah. Atau lebih parah lagi merasa TUA dan GAGAL....wuih bahaya, bro!
Hayoooo jaga semangat!! Jangan tersinggung dulu. Saya sama kok, jika seandainya kisah hidup kita ini ditulis pasti setebal novel. Seruuu, sebuah perjuangan melawan derita dan kegagalan. Tapi siapa yang mau baca?? Kecuali kita untuk bahan perenungan, bahkan untuk membesarkan rasa syukur bahwa kita mampu melewati rasa sakit panjang itu. Sakitnya sakit! Kita pun kagum sama diri kita, rasanya kita mau mencium diri kita karena betapa tegarnya kita! Ayo cintai diri kita dulu, baru orang lain mencintai kita. Ayo BERLARI, di sisa umur kita. Siapa tahu KESUKSESAN KITA memang sudah tertulis bahwa datangnya saat umur kita mencapai setengah abad! Alhamdulillah, Allah masih beri kita kesempatan!
Selekasnya tanam bibt buahnya!
Saya pernah baca sebuah teks book yang meneliti tentang suku-suku primitif, buku itu sedemikian tebal sehingga saya bosan membacanya. Tetapi karena pacar saya (waktu itu) pingin saya membacanya sampai habis....yo wis tak makan sekalian. Dan saya terkejut sekali dengan tingkah laku manusia-manusia lugu ini......mereka tak peduli dengan apa yang dikatakan orang di luar komunitas mereka.
Salah satunya cerita tentang suku pedalaman yang isinya orang yang bersemangat muda, mereka nggak kenal yang namanya gagal, pantang nyerah. Mereka seperti kembar, ....muda semua. Jarang banget yang terlihat tua! Memburu binatang bak kesetanan. ..musuh pun bertekuk lutut tak berdaya bila brani menyerang. Edan! Mereka semua bener2 full awet muda (kayak tante Puspa Dewi...hehhe).
Akhirnya setelah lamaa dianalisa mendalam.. ehhh.....diketemukan sebuah kesalahan MINDSET parah yang mereka pegang teguh:
“Mereka terrnyata berpikiran salah (menurut ukuran umum) bahwa mereka baru dianggap DEWASA bila usia mereka memasuki 50 tahun!” Nah lo!! Bayangkan? Nggak salah tuh....paraadoks kan? Pantesan mereka muda terus. Di bawah 50 tahun mereka masih dianggap anak remaja.......wkkwkkk
Tapi apa sungguh kita pingin meniru mindset mereka yang ngawur itu???....heehee nggak lah, Hanya mencontoh semangatnya yang tak pudar, tak loyo, semangat anak puber! Trus berupaya tanpa berhenti. Ini hanya permainan pikiran dan perasaan. Perasaan tua lah yang mengakibatkan kita lamban dan gampang nyerah! Merasa tak bakalan menikmati buahnya, padahal belum menanam bibit buah satu pun! Buang itu! Pantengin trus yang udah kita pilih. Kejar trus pantang menyerah, sok sokan muda lah! Bahwa semangat itu tidak kenal tua! Tak ada berhentinya!
Masih ingat REGINA si jawara Indonsian Idol 2012......sebelum di puncak ketenaran, dia itu sudah 6 kali kandas padahal baru di babak audisinya saja. Keren kan? Gina nggak gagal, karena tidak berhenti sampai keinginannya tercapai. Kalau kita mah baru 2 kali gagal udah mati suri. Dan memaki-maki jurinya yang norak nggak tahu seni....hehhhee! Atau ngeles....Gina kan masih muda! Waduh blum dengar ya bagaimana si Ray Kroc memulai Mc Donald's di usia 52 tahun dan sukses besar! Atau yang lebih tua lagi si jago gagal gagal trus Colonel Sanders sebelum memulai bisnis KFCnya di usia 62 tahun, Bok!
Pokoknya berupaya trus....jangan berhenti! Sedikit demi sedikit trus kejar! Di dunia internet jugak, ini kuncinya. Jangan kehilangan semangat......kita ini udah banyak dihina, dikhianati, ditinggalkan, dikhianati, direndahkan atau bahkan diludahi, diusir trus diinjak-injak! Kita sudah banyak mengalami lapar, dan sakit yang panjang. Buktikan pada mereka Anda tidak bisa dikalahkan! Tanpa mereka Anda bisa! Anda mampu jadi yang PERTAMA meski gigi udah mulai rontok...pinggang udah mulai pegel pegel nyeri....xiixiiii. Jadi lah kebanggan cucu, bila anak sudah mulai cuek dengan prestasi kita. Anda dikatakan gagal bila Anda mulai nyerah..... BERHENTI nggak brani nyari solusi/ ide baru....menunggu belas kasihan! Duh KASIHAN!!!
Muali lah menanam bibit buahnya. Kalau itu bibit buah durian, tanam bibit buah duriannya. Jika upaya awal membangun kebun Durian itu gagal,karena bibit buah duriannya tadi mati, segera bangun tanam bibit buah durian lagi, dan gagal lagi. Hayooo nekad, sambil buat lebih teliti dalam analisa keungan dan perawat maxi bibit bauh duriannya. Masak Tuhan nggak kasihan sama orang setua ini? Hehhhe
Nggak punya lahan? Bangun di lahan orang lain yang nganggur...buanyak banget.Bermodalkan bibit buah yang saya produksi.....orang sampek antri nungguin saya bangun kebun buahnya...... Dari situ saya sekarang punya kebun buah sendiri. Mungkin maaf, Tuhan malu saya diejek terus nggak punya kebun buah...masak pembibit buah kok nggak modal ......qiiiqiii (saya pun ketawa sambil mbrebes mili).
Ada satu cara instan yang membuat om2 tua yang ngrasa gagal bisa berhasil.....yaitu langsung belajar sama orang yang ahli atau yang sudah BERHASIL (saya pernah membahas di sini). Cara ini manjur dan cepet!
Jadi tetaplah bersemangat muda, meski umur sudah dianggap bangkotan tua. Kalau perlu jagain bibit buah yang di kebun selama berhari hari setelah tanam bibit buah tersebut. Ibadah justru makin joss! Makin nyosor! AYO semangat KEJAR AKHIRAT, dunia jlas langsung ngikut kok! Seperti padi yang makin tua makin nunduk, makin deket ama sang Rabb. Makin tua, kita makin punya tanggung jawab lebih, MASALAHNYA bila disaat senja kita justru ngrasa gagal dunia maupun akhirat kita (maaf, kita sebenarnya tau kok seberapa besar keimanan kita)....Maka ingat lah Allah sudah menganugrahi hidup yang lebih lama dari yang lain. Allah kelak tidak menerima alasan apapun dari kita, bila kita masih belum juga menemukan kebenaran sesungguhnya! Padahal ada kitab suci, buku, media massa, sosmed, mesin pencari Google dan sekarang YouTube yang bisa jadi acuan secara mudah! Masak diumur segini masih bingung kenapa sih Tuhan ngasih nasib kita sejelek ini?
أَعْذَرَ اللهُ إِلَى امْرِئٍ أَخَّرَ أَجَلَهُ حَتَّى بَلَغَ سِتِّيْنَ سَنَةً
Allâh tidak akan menerima argumen kepada seseorang yang Allâh tunda ajalnya hingga mencapai 60 tahun [HR. Al-Bukhâri no.641]
AYOO!! Kejar lah sisa waktu kita tapi dengan semangat baja!
Makin tua, makin nggak bisa berhenti.
Tanam terus bibit buahnya!

No comments

Silahkan Anda berkomentar. Namun tetap menjaga kesopanan. Terima-kasih.